PROGRAM INVESTASI KEHUTANAN
PROYEK-II

Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Alam Lestari Berbasis Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan




img
Janji Bersama Menjaga Hutan Adat di Desa Temenggung, Forkompinda Dukung Pelestarian Hutan.

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - KPHP Limau Unit VII Hulu Sarolangun menyebutkan jumlah hutan adat yang berada di wilayah hulu Kabupaten Sarolangun terdapat 20 hutan adat, ada 11 yang sudah mendapatkan SK Bupati Sarolangun. Misriadi kepala KPHP Limau unit VII Hulu Sarolangun mengatakan, secara bertahap hutan adat yang berada di wilayah hulu di Surat kerjakan, dari 2005, 2010, terakhir 2015.

"Hal itu sebagai bentuk pengakuan ruang kelola oleh pemerintah daerah selanjutnya untuk lebih menguatkan lagi ke SK menteri lingkungan hidup dan kehutanan," kata Misriadi, Kamis (18/3/2021).

Ia menjelaskan, dari 20 hutan adat yang berada di wilayah hulu kabupaten Sarolangun. Hanya 11 yang sudah di berikan SK oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. Sedangkan 9 dari 20 hutan adat tersebut belum di SK oleh kementerian.

"Yang 11 itu ada di areal pengunaan lain, atau di luar kawasan hutan, sehingga prosesnya bisa langsung di SK oleh kementerian," tambahnya.

Lanjutnya, sedangkan sembilan hutan adat belum dapat dikeluarkan oleh kementerian sebab berada di kawasan hutan, baik itu hutan lindung maupun hutan produksi.

"Diantaranya desa Raden Anom Batang Asai, desa Muara Pemuat, Dan juga hutan adat yang berada di kawasan hutan. Kenapa ibu menteri belum bisa memberikan SK karena syarat harus memiliki Perda pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat," jelas Misriadi.

Ia menambahkan, Perda tersebut peruntukannya agar sembilan hutan adat yang berada di kawasan hutan lindung bisa dikeluarkan SK - nya oleh Menteri.

"Itu salah satu poinnya. Di samping itu banyak juga tujuannya," kata Misriadi.

Poin-poin inti dari pengajuan Perda tersebut, Misriadi mengatakan, yang pertama pengakuan ruang kelola adat, ada hak dan kewajiban dan tanggung jawab selaku lembaga pengelola hutan adat.

"Menjaga melestarikan hutan adat. Silahkan memanfaatkan hutan tapi tanpa harus menebang pohon tanpa harus merusak hutan," katanya.


Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul KPHP Limau Sebut Jumlah Hanya 11 dari 20 Hutan Adat di Sarolangun Dapat SK Kementerian Kehutanan, https://jambi.tribunnews.com/2021/03/18/kphp-limau-sebut-jumlah-hanya-11-dari-20-hutan-adat-di-sarolangun-dapat-sk-kementerian-kehutanan.
Penulis: Rifani Halim
Editor: Rian Aidilfi Afriandi



 


×

Informasi pengguna


Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

  • user

× Avatar
Lupa sandi?

×

Informasi pengguna


Belum ada komentar