PROGRAM INVESTASI KEHUTANAN
PROYEK-II

Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Alam Lestari Berbasis Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan




img
Madu kelulut, oleh-oleh unik dari Pulau Rupat (dok kadur.desa.id).

Bengkalis - Selain ikan salai, Pulau Rupat di Provinsi Riau juga punya produk khas sekaligus oleh-oleh bernama madu kelulut. Konon banyak khasiatnya!

Dalam ekspedisi Tapal Batas detikcom bersama BRI di Pulau Rupat yang merupakan salah satu pulau terluar Indonesia, detikTravel menemukan sejumlah kekhasan lokal yang ada di sana. Salah satunya adalah madu kelulut yang juga bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan.

Salah satu yang detikTravel temui adalah seorang peternak lebah dan pengusaha madu kelulut bernama Jaafar (58) di Desa Kadur, Kecamatan Rupat Utara. Memulai usahanya dari nol, Jaafar mengaku terinspirasi dari teman yang memulai lebih dulu.

"Saya mulai usaha madu mulai sekitar tahun 2018. Alhamdulillah sampai sekarang ini. Saya melihat awalnya teman-teman saya yang punya 10-15 sarang, jadi saya mau ikut coba dan mulai mencari sarang-sarang tersebut. Awalnya saya beli 40 sarang dan inilah kita bisa mengembangkan jadi 100 sarang sampai sekarang ini," kenang Jaafar di rumahnya.

Sebagai salah satu nasabah BRI, Jaafar mengaku sangat terbantu. Ia juga pernah meminjam dari BRI untuk mengembangkan bisnisnya tersebut.

"Dengan adanya BRI dan BRI link di desa-desa memang sangat membantu dengan adanya bantuan pinjaman," pungkasnya.

Di kalangan wisatawan, madu kelulut ini disebut Jaafar cukup diburu sebagai oleh-oleh. Tidak lain itu karena khasiat dan cita rasa madunya yang tidak terlalu manis dan sedikit asam.

"Madu ini sudah bisa dijadikan sebagai oleh-oleh Rupat. Kalau dari rasa madu ini memang asam mani, tergantung musim cuaca juga. Khasiatnya untuk kesehatan. Apa lagi untuk musim-musim penyakit COVID ini dapat membantu," ujarnya.

Menurut Jaafar, madu kelulut dapat menjadi obat untuk orang yang menderita penyakit maag karena madu memang punya 1001 khasiat. Madu ini juga dapat diolah kembali, misal dibuat kembali menjadi kue atau campuran minuman.

Umumnya, Jaafar menjual madunya dalam kemasan botol kecil 250 Ml yang ditaksir seharga Rp 50 ribu. Hanya untuk takaran yang lebih besar, harga juga mengikuti.

"Kalau kita kadang jual ke Bengkalis, membuat botol-botol Rp 50.000-an yang ke Dumai. Keluar negeri masih susah (Malaysia), bisa mencapai 200-300 ringgit per Kg kalau dirupiahkan mencapai Rp 1.000.000. Pernah kawan bawa oleh-oleh untuk kita kalau bawa pakai jerigen itu tidak bisa, tapi kalau pakai botol masih bisa," tutup Jaafar.

Oleh sebab itu, pastikan traveler membeli madu kelulut apabila berkunjung ke Pulau Rupat. Selain bisa jadi oleh-oleh sarat khasiat, madu kelulut juga bisa untuk dinikmati sendiri bersama keluarga.

Sumber  : https://travel.detik.com/domestic-destination/d-5283835/madu-kelulut-oleh-oleh-khas-rupat-yang-banyak-khasiat?tag_from=wp_widget_news&_ga=2.134657393.1430863244.1606545719-1172374745.1594867689


×

Informasi pengguna


Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

  • user

× Avatar
Lupa sandi?

×

Informasi pengguna


Belum ada komentar