PROGRAM INVESTASI KEHUTANAN
PROYEK-II

Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Alam Lestari Berbasis Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan




img
Pengolahan minyak Kepayang.

SAROLANGUN,Halojambi.id – Buah kepayang yang biasa dijadikan minyak goreng (minyak kepayang) sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari – hari di Kecamatan Batang Asai, Ternyata mendapat lirikan hingga ke luar negeri. Buktinya, sebanyak empat orang turis Manca Negara yang berasal dari Negara Yunani, Inggris, Kamboja dan India mendatangi Kecamatan Batang Asai pada jumat (3/10) lalu guna melihat langsung produksi minyak kepayang.

Dengan didampingi sejumlah anggota Plora dan Pauna Indonesia (PPI) Propinsi Jambi dan petugas TPHP Limau Unit VII wilayah Hulu Sarolangun, mereka (turis,red) mengkunjungi Desa Sungai Bemban, Kecamatan Batang Asai. Dalam kunjungan tersebut, keempat Turis Manca Negara ini meninjau langsung sistim pengelolahan Minyak Kepayang serta rumah produksi minyak kepayang yang ada di Desa Sungai Bemban tersebut.

Jamel, Ketua Kelompok Tani Tunas Berkembang Desa Sungai Bemban saat dikonfirmasi membenarkan adanya kedatangan sejumlah tamu tersebut. Dirinya mengatakan, maksud dan tujuan kedatang para turis manca negara tersebut hanya ingin meninjau langsung sistim pengelolahan buah kepayang menjadi minyak kepayang.

“Mereka pengen lihat mulai dari cara pemungutan buah Kepayang, proses Perebusan, rendam, cincang, kukus hingga akhirnya menghasilkan minyak, dan juga meninjau langsung rumah Produksi kepayang yang ada di Desa Sungai Bemban,”kata Jamel.

Terpisah, Hendri Kepala Desa Sungai Bemban mengatakan, selain melakukan kunjungan untuk melihat langsung proses pengelolahan minyak kepayang, para Turis tersebut juga melakukan diskusi dengan sejumlah kelompok tani untuk bagaimana produksi kedepan agar bisa lebih baik lagi.

“Memang mereka hanya sebentar berkunjung. Setelah melihat langsung proses pengelolahan kepayang dan tinjau rumah produksi serta berdiskusi dengan kelompok tani pematang Taketuk, Harapan Berkembang, dan Puding Mas serta tokoh pemerintahan Desa, mereka langsung pulang,” tandasnya.

Terpisah, Misriadi Kepala KPHP Limau mengatakan, perihal itu tidak lepas dari kekompakan serta support dari masyarakat, sehingga Buah Kepayang Berhasil diolah menjadi minyak sayur.

“Alhamdulilah ini berkat dari kekompakan masyarakat setempat, mudahan apa yang dinginkan akan tercapai, “Ungkap Misriadi (Ajk)

sumber:https://halojambi.id/read/pengolaha-minyak-kepayang-batang-asai-di-lirik-hingga-manca-negara-kphp-limau-berhasil-bina-kelompok-tani

Download Lampiran

×

Informasi pengguna


Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

  • user

× Avatar
Lupa sandi?

×

Informasi pengguna


1 Komentar